Kamis, 12 April 2012

Pandangan Pertama Volkswagen The New Caravelle Long Wheelbase


Tingginya mobilitas para eksekutif tentu menjadikan tiap detik menjadi sangat penting. tak ayal, rapat yang seharusnya dilangsungkan ditempat yang ekslusif berubah menjadi di mobil. hal inilah yang melatar belakangi produsen asal Jerman, Volkswagen untuk meluncurkan mobil The New Caravelle pada hari Rabu, 11 April 2011 kemarin.



Dengan dimensinya yang cukup besar, The New Caravelle dilengkapi dengan beragam fitur unggulan di eksteriornya. Diantaranya adalah penggunaan xenon pada headlamp dan lampu DRL yang selalu siap menemani perjalanan. Desain elegan pada body dipadu dengan velg alloy 17 inchi semakin membuat kesan ekslusif pada mobil ini. Grill mobil juga tampak elegan dengan tambahan logo Volkswagen pada moncongnya.




Masuk ke kabin belakang mobil, jok berbalut kulit berwarna hitam siap memberikan kenyamanan yang tidak dapat anda temui di mobil lain. Hal ini dikarena jok mobil dapat disesuaikan posisinya dengan kebutuhan. Bisa berhadap hadapan, namun juga bisa lurus kedepan. Tak hanya itu, jok tengah dan belakang juga bisa di rebahkan hingga 180 derajat dan menjadi tempat tidur yang cukup nyaman.




In-car entertainment juga disematkan kedalam mobil untuk memberikan kenyamanan ekstra kepada penumpang kabin belakang. Untuk privasi, mobil ini juga telah dilengkapi dengan separator kaca yang memisahkan antara kabin belakang dengan kabin pengemudi. Separator kaca ini dapat di naik turunkan sesuai dengan kebutuhan.



Kenyamanan ekstra pada kabin belakang rupanya membutuhkan tumbal pada kenyamanan kabin depan, khususnya pengemudi. Pengemudi yang menjadi ‘pemegang nyawa penumpang’ justru harus rela untuk mengemudi dengan kursi yang tidak bisa di atur posisinya. Hal ini disebabkan kursi pengemudi ‘termakan’ jatahnya untuk separator kaca yang berfungsi untuk menjaga privasi penumpang belakang.




Puas melihat kehebatan interior mobil The New Caravelle Long wheelbase, kini saatnya untuk melongok ke dalam kabin mesin. Mesin 2.0 Bi-Turbo TDI disematkan kedalam kap mobil jerman ini. Volkwagen mengklaim, mesin ini siap menggerus aspal dengan kekuatan hingga 180 HP dengan torsi 400 nm.



Mobil ini dikabarkan dihiasi dengan 12 jenis warna yang berbeda. Namun warna favorit di Indonesia masih hitam, silver dan putih. Mengenai harga, mobil MPV ini akan menjadi milik anda dengan menggelontorkan uang sebesar Rp. 1,08 M . Berminat?

Rabu, 11 April 2012

Volkswagen Manjakan Para Pebisnis Indonesia

Hujan yang mengguyur Kemang tadi sore rupanya itu tidak cukup untuk menyurutkan niat Volkswagen untyk meluncurkan dua mobil varian barunya. hal ini dibuktikan dengan diperkenalkannya dua mobil terbaru The New Caravelle 2.0 Bi-Turbo TDI dan The New Touareg 3.0 TDI di Amarone Cafe, Kemang. acara yang diawali dengan devile dari keluarga keluarga besar mobil caravelle dari angkatan pertama hingga terakhir ini berlangsung meriah.




Meski memiliki kelas yang berbeda, namun Volkswagen menyatakan bahwa kedua mobil ini mampu memenuhi keinginan kalangan bisnis. Hal ini dibuktikan oleh Caravelle versi Long Wheel Base (LWB) yang memiliki fasilitas yang eksklusif seperti terdapatnya separator kaca, meja meeting, tempat duduk yang fleksibel dan in-car entertainment yang diklaim cukup lengkap.

Sedangkan Touareg di klaim memberikan sentuhan baru di dunia Diesel, karena meski menggunakan mesin diesel, namun tetap bersuara lembut dan ramah lingkungan "Inilah yang membedakan antara Touareg dengan SUV lainnya. Meski diesel, namun Touareg memiliki standar Euro 3,yang pastinya, ramah lingkungan" ungkap Eko Yulianto, Head of Training division PT Garuda Mataram Motor.





ia pun menyatakan bahwa target pasar yang dikejar Volkswagen adalah para pebisnis lokal "pasar Indonesia ini sangat unik, kita tidak bisa menyasar hanya 1 target pasar saja. namun kalau kita melihat kesuksesan di negara tetangga, adalah iya, kita mengejar target para pebisnis" ujarnya.






Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa harga yang diberikan cukup kompetitif "Untuk Caravelle Long Wheel Base (LWB) harganya Rp. 1,08 M. Untuk Short Wheel Base harganya Rp. 998 Juta dan untuk Touareg dilego Rp. 1,8 M. Semua akan mendapatkan garansi 2 tahun tanpa batas KM. Sedangkan karat, akan kami garansi hingga 12 tahun" tutupnya.

Ngicipin Proton Neo CPS Sporty


Mencicipi mobil baru sebenarnya bukanlah hal yang biasa gw lakukan, tapi Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, gw berhasil menggagahi sebuah mobil Proton yang baru banget dirilis, yaitu Proton Neo CPS Sporty. Mobil lansiran Malaysia ini menyuguhkan beberapa poin yang patut diperhitungan.



Poin terpenting yang bisa kita lihat adalah desain. Kenapa desain? Karena Proton Neo CPS Sporty memiliki desain yang sangat sporty. Bisa dibilang mobil ini lebih layak melaju di sirkuit rally daripada dijalanan. Kesan galak timbul dari kap mesin. Kap mesin dilapisi oleh stiker karbon. Saying, hanya stiker. Agak sedikit nyeleneh emang. Terus headlamp meruncing dan dikawin kan dengan bemper yang juga menambah kesan gahar.



Dari belakang, mobil ini juga dilengkapi dengan spoiler yang cukup besar. Praktis menambah kesan angker pada mobil yang berbalut warna hitam ini. Ban juga menggunakan velg berkelir agak gold dengan desain yang juga sport. Manteplah…




Masuk kedalam, interior juga dihiasi oleh jok yang dibungkus dengan warna hitam-merah. Hemm, makin sadis kan kesan sportynya. Belum kelar sampe sana. Speedometer juga menampilkan kesan dinamis khas anak muda yang hobi kebut kebutan. Kalau dilihat lebih teliti, setir juga memiliki jahitan dengan benang warna merah. Sayang, jahitan ini cukup kasar pada finishingnya.




Proton Neo CPS Sporty dibekali oleh mesin 1600cc Campro CPS 4-silinder, DOHC, 16 katup. Kecil memang tapi diklaim mampu menggerus aspal dengan kekuatan 145 HP. Hemm, kedengarannya cukup sadis yah?



Nah, saatnya untuk membawa mobil test drive ini ke kantor. Pejalanan dari PT. Proton Edar Indonesia di Pondok Indah menuju kantor gw di daerah Timur menjadi saksi atas pesona gw dalam berkendara. Halaaah…

Mobil distarter dan suara mesin pun bergemuruh. Masuk gigi satu, dan beuh, kok susah ya masukin giginya? Sumpah keras banget. Gas ditekan dan mobil pun melaju.. gigi 1 ga berasa apa-apa.. masuk gigi 2, kembali persnelingnya agak sulit. Tapi setelah gw perhatiin, perpindahan gigi kayaknya emang ada trik khususnya. Seperti telapak harus agak kebawah dan baru dorong tungkainya. Agak ribet emang klo yang belum terbiasa.



Gigi  1, gigi 2 dan gigi 3 rasanya ga ada gregetnya. biasa banget. Masuk gigi 4 dan gigi 5 power mobil baru terasa agak lebih besar. Sayang, jalanan macet, jadi mobil gak bisa digeber dengan seutuhnya. Jarak pandang kedepan juga sangat baik. Pilar A hanya sedikit memberikan sudut mati. Okelah. Tapi jarak pandang ke belakang cukup mengenaskan. Sempit banget. Selain spionnya yang agak terlalu mepet, kaca belakang rasanya juga cukup kekecilan.

Kelincahan mobil juga oke punya. Gw coba sedikit main zig zag, dan mobil ini cukup responsive. Sayang, sekali lagi, sangat disayangkan, mobil ini cukup melelahkan. Kenapa? Karena setirnya masih berat banget. Sangat melelahkan khususnya buat yang hobi mengemudi dengan 1 tangan. Leher dan pundak gw sampe pegel. Tapi emang kalau dibuat ngebut, gw rasa ‘berat’ dari setir tersebut cukup membantu agar stabil nyetirnya.

Mengharapkan entertainment yang baik? Gw rasa lo harus ridho untuk memodifikasinya sedikit. Karena fitur yang ditawarkan hanya berupa head unit yang dilengkapi dengan CD driver tanpa ada embel embel TV ato lainnya. Maklumlah, namanya juga desain ‘mobil balap’. soal ergonomis mobil ini, gw rasa standard banget. karena tangan gak bisa ditaruh dimana mana meski untuk mencapai beberapa fitur, tangan tidak perlu terlalu jauh menggapainya. kemudahan terletak di setir karena bisa mengendalikan audio dari setirnya saja.



Soal harga, mobil ini dibanderol dengan harga 229 juta rupiah. Off the road kayaknya. Lupa juga gw. Haha. Well itu aja dulu. Klo dapet mobil lain, gw kabarin. Have a great day

Rabu, 14 Maret 2012

Launching Dueler A/T 697

Karawang - makin banyaknya mobil yang mengaspal dijalanan membuat Brigestone berinisiatif untuk mengeluarkan ban yang cocok untuk segala mobil. Ban yang diberi nama Dueler A/T 697 ini di klaim memiliki daya cengkram tinggi yang merupakan syarat utama mobil 4 wheel drive, namun tetap memiliki perfoma, daya tahan dan kenyamanan tinggi untuk semua mobil seperti pick up, SUV, CUV, dan jenis mobil premium SUV/CUV.


President director PT. Brigestone Tire Indonesia, Hirotaka Migita mengatakan dalam siaran persnya bahwa ban ini diharapkan akan memberikan pengalaman yang sesungguhnya dalam kenikmatan berkendara di segala medan jalanan kepada seluruh masyarakat Indonesia. "Kami membuat standar baru terhadap ban untuk segala jenis kondisi jalanan dan Dueler A/T 697 telah didesain khusus untuk perfoma dan kenyamanan" ungkapnya.



Dueler A/T 697 ini diklaim memiliki keamanan dan kontrol yang lebih baik meski kondisi trek basah dan tetap mempertahankan kenyamanan berkendara baik itu dalam kondisi normal maupun di jalan berbatuan.



Namun, pecinta ban brigestone masih harus bersabar untuk mendapatkan ban ini, karena Dueler A/T 697 baru akan dipasarkan pada bulan April 2012 nanti.

Rabu, 07 Maret 2012

Ngicipin Enaknya Audi A6

pernah nyoba mobil seharga sekitar 1 M? well, akhirnya gw pernah, meski gw hanya duduk di kursi penumpang, tapi gw cukup menikmatinya. lantas, mobil apa yang gw naikin? adalah Audi A6, sebuah mobil kelas mewah yang akhirnya berhasil gw nodai.

soal desain, Audi A6 ini, menurut gw, adalah jenis Elegan Sporty. dilihat dari depan, model sedan ini terlihat sangat agresif dengan grill hitam dibagian depan. headlamp menyipit menambahkan kesan galak pada tampilan mobil ini. foglamp? tidak ada. aneh? mungkin. namun kata bos gw, mobil yang ngebut justru cirinya tidak memiliki foglamp.



beranjak kesisi mobil, Audi A6 terlihat demikian anggun dengan garis yang melintang dari depan hingga belakang. lekukan pada bagian bawah juga semakin membuat mobil ini tampil stylish. sayang, pada bagian belakang, meski tetap cantik, namun rasanya agak terlalu bermain aman. hanya lambang Audi dan A6 yang tersemat di bagian bokong sebagai penghias.



masuk kedalam, anda akan mendapatkan jok yang dilapisi oleh bahan full kulit. warna hitam yang menyelimuti jok, semakin menegaskan bahwa mobil ini memang layak untuk memacu adrenalin anda dalam mengemudi. namun, wood panel yang tersemat pada dashboard dan pintu hadir sebagai penghias kabin dan menambah kesan ekslusifitas mobil ini.

nah, saatnya memacu mobil ini dijalan. bos gw pun langsung duduk di belakang kemudi.berdasarkan apa yang dia bilang dan rasakan, mobil ini memiliki sisi ergonomis yang sangat baik. semua tombol yang berhubungan dengan mobil, dapat terjangkau dengan baik meski tangan tidak terlalu jauh menjarah kabin.



mesin pun dinyalakan dan brrrm...suara mesin terdengar cukup lembut, namun tetap galak.kegalakan ini terbukti saat mobil meluncur di jalan Pemuda. kecepatan melesat menjadi 100 KM dari sebelumnya sekitar 10 KM per jam hanya dalam waktu kurang dari 5 detik. pengereman pun dirasakan cukup pakem dan tidak terlalu menyentak.soal handling, Audi A6 dirasakan sangat baik. karena mobil tidak terbanting saat mobil meliuk tajam di tukungan.



nah, sekarang bicara soal kenyamanan. mobil ini gak usah ditanyainlah kenyamanannya. suara diluar berhasil diredam dengan sangat baik oleh mobil ini. alhasil, noise dari jalanan nyaris tidak terdengar di kabin. obrolan dapat lancar dibahas tanpa harus teriak teriak. jok terasa sangat empuk. bahan kulit yang biasanya bau pun tidak tercium. namun justru terasa wangi. ruang penumpang depan juga terasa sangat lapang. kaki dapat selonjoran dengan sesuka hati. ditambah lagi posisi kursi dapat dimaju mundurkan dengan sesuka hati.



soal fitur, jangan ditanya.jujur gw emang gak terlalu ngerti soal fitur, tapi menurut gw ini sangat sangat oke. kenapa? karena dengan mobil ini, lo dapat menentukan tingkat kenyaman elo khususnya suspensi. lo bisa setel confort untuk kecepatan rendah hingga menengah, auto yang pastinya otomatis, dinamic untuk kecepatan tinggi dan yang paling menarik, ada individual yang bisa lo custom sesuai dengan keinginan lo. kerenkan?

audionya juga terdengar cukup apik. lo bisa sesuaikan kebutuhan lo, mau yang untuk "enak didenger diseluruh kabin" atau "hanya si pengendara". semua bisa lo sesuaikan sendiri dengan hanya mengotak atik head unit yang ada.



belum selesai sampai sana, soal safety, mobil ini dilengkapi dengan sensor yang banyak bgt. knp? karena pas lo nikung terlalu mepet, atai jarak mobil terlalu mepet, semsor akan berbunyi dan monitor kan menunjukkan posisi mana yang terancam kena baret.

nah, bicara soal harga, gw emang gak tau. hahaha...tapi sekitar 1 M lebih lah....harga yang rasanya cukup sesuai dengan segala fitur dan kenyamanan yang bisa lo dapetin kan?

Selasa, 06 Maret 2012

Terjebak Dalam Mobil Mewah

pernah nyoba mobil sport? mungkin sebagian dari lo udah, tapi klo gw, mmh, baru sekali. nah inilah yang pengen gw ceritain...gw test drive mobil Peugeot RCZ. mobil lansiran eropa ini digadang-gadang akan menjadi pesaing mobil-mobil sport yang saat ini beradar di pasaran. dasarnya gw adalah orang yang biasanya pake mobil MPV manual lansiran jepang, maka kagok adalah kata yang tepat untuk melukiskan kondisi gw.




Pertama kali gw liat Peugeot RCZ itu di IIMS 2011. pertama kali gw liat, pendapat yang keluar dari mulut gw adalah "mobil ini aneh". knp? karena bagian pantat ma kepala malah bagusan pantat. dan pendapat itu gak berubah pas gw tes drive. well, mungkin image di kepala gw yang "kepala dipantat dan pantat dikepala" agak berubah. sekali lagi, AGAK. karena rupanya kepalanya sedikit lebih keren dari yang gw ada di benak gw. dia lebih sangar dan garang. tapi bagian bokongnya itu loh, aduh.....unyu banget.. gmn yah, dari depan tuh preman, keren, gahar, galak, tapi dari belakang kayak cherybell...

nah pas masuk, dan mau nyetir, jujur gw berdoa dulu th..gile, jarang-jarang kan gw bawa mobil yang harganya jauh lebih mahal dari rumah gw sekalipun. kagok adalah pas gw mau ngatur bangku. gw gak bisa maju munduruin. akhirnya justru pendamping gw yang majuin mundurin bangku gw..kagok terus berlanjut pas gw harus pindahin perseneling. gw gak liat huruf D. akhirnya malah gw masukin ke R. alhasil mobil mundur dan gw kaget. tolol. pas gw perhatiin lagi, baru deh huruf D nya muncul.sesaat gw pengen th ngebut, sayang jalannya gak mumpuni. tapi setidaknya bisa gw mainin th mobil ngelewatin jalan yang berlubang. hahaha



selesai, tinggal sesi foto.pendamping pun gw usir secara halus krn gw harus foto interior tanpa ada orangnya. pas dia keluar, tau2 kayak ada suara pintu kekunci. "oh, cm central lock" pikir gw...cuek..tanpa sadar klo ini adalah awal dari petaka yang sebenarnya. gw pun foto2. beberapa fitur yang pertama kali gw liat seperti sensor di kursi. klo lo duduk disana, ada lampu yang nyala. klo enggak, ya gak nyala. trus jam yang bentuknya unyu. dll. selesai gepun mau keluar.

tapi Tuhan berkata lain kawan. gw kekunci dengan gantengnya didalem. pas mau keluar, dipintu yang biasanya ada tonjolan kunci layaknya mobil jepang, ternyata TIDAK ADA!!! gw bingung gimana caranya keluar. mau nanya, kok segen bgt, kesannya gw kampungan nan tolol gt... akhirnya gw nyalain mesinnya, ga mbuka, gw matiin, sama aja. gw pijit2 remotenya, masih gak ada perubahan. Masya Allah, dosa apa yang telah aku perbuat ya Allah? apakah ini tanda klo mobil ini akan menjadi milikku? (ngarep dikit gak apa2kan?)

abis akal, akhirnya gw bbm temen gw "mas, cara keluar dari mobil Peugeot gmn? gw kekunci nih didalem!". sayang, sinyal juga sedang membenci gw. bbm cuma centang. kampret.akhirnya dengan diiringi doa, gw coba buka pintu penumpang. dan suara "klak" terdengar. alhamdulillah bgt pintunya gak kekunci. tapi gw sadar, gw akan sangat mencuri perhatian kalo gw keluar dari pintu penumpang gt aja. akhirnya gw pindah dulu pelan2 sambil pura2 moto tu mobil. keluar dan pura2 moto dari samping. gw tutup pintu dan VIOLLA!!! gw aman dari rasa malu..hahaha

setelah gw lolos dari cobaan maha berat tersebut, BBM ke temen gw baru di bales...haha... rese dah...dari tulisan ini, gw cuma mau mengingatkan kepada semua teman teman, bahwa kalo mau beli barang bagus, kita juga harus memiliki standar yang lebih bagus juga, biar gak kagok kayak gw dan dapat memaksimalkan barang yang kita punya/beli.

well done, itu aja..see u at the next topic

Peugeot RCZ SI Mobil Sport Bermuka Dua


Sporty tapi imut,mungkin 2 kata tersebutlah yang terlintas saat pertama kali melihat Peugeot RCZ. Mobil asal Perancis yang menggunakan konsep coupe 2+2 ini memang unik. Gahar dari depan, dan imut dari belakang. Tak heran jika mobil ini menjadi andalan Peugeot dalam menggaet konsumen muda di Indonesia.



Desain

Sama seperti mobil sport pada umumnya, Peugeot RCZ memiliki desain yang gahar dibagian depan. Hal ini terlihat dengan bentuk grill hitam yang menganga pada bagian depan dan headlamp yang menyipit. Bentuk foglamp yang menjorok kedalam diikuti dengan lekukan berbentuk segitiga semakin memperkuat kesan gahar dari mobil ini. Sebagai hiasan, dibagian hidung tersemat logo Singa Peugeot dengan warna dasar hitam dan krom.






Bergerak ke samping, garis bujur yang melintang dari pintu hingga ban belakang mempertegas karakter sporty dari mobil ini. Kesan ini diperkuat dengan melekatnya Alloy Wheel 18 inch yang menapak dengan jalan. Konsep double bubble yang diusung oleh mobil ini terlihat jelas dari samping. Konsep inilah yang menjadi keunikan dari Peugeot RCZ dibandingkan dengan mobil sport lain yang biasanya memperkuat karakter mobil dengan garis-garis tegas.



Namun kesan sporty berubah 180 derajat pada bagian bokong. Kesan lucu dan imut justru terlihat dari belakang. Sangat bertolak belakang dengan bagian depan yang gahar. Desain double bubble ditambah kesan menggelembung pada bagian bagasi mendobrak pakem sangar yang biasanya terlihat pada mobil sport lainnya.



Masuk kedalam kabin, kesan sporty nun mewah terpancar dari desain dan bahan yang digunakan. Jok yang didesain sporty berlapis dengan bahan kulit berwarna hitam memberikan kesan kuat pada mobil ini. Demikian juga setir yang dibalut dengan kulit dan tidak sepenuhnya bulat, namun bersudut pada bagian bawah semakin mempertegas kesan sangar.




Perfomance

Kontras dengan desain eksterior dan interiornya yang sporty, Peugeot RCZ seakan hanya mendapatkan sisa zakat dengan mesin 1600 cc. Namun, jangan  serta merta memandang sebelah mata mobil ini, karena mesin EPTCDT 1.6 Turbo ini sanggup menggempur Peugeot RCZ dengan tenaga hingga 156 HP.



Puas melihat-lihat, saatnya untuk mencicipi mobil sport yang gahar dari depan tapi unyu dari belakang ini. Mesin di starter dan brrrm, suara mobil terdengar sangat halus. Tidak liar dan kasar seperti mobil yang pamer kekuatan, tapi kalem dan lembut seperti mobil yang berkata ‘sampai jumpa di garis finish nanti’.

Jalan yang licin akibat hujan tidak menyurutkan niat untuk menjajal mobil ini ke jalan. Masuk ke jalan raya, mobil dicoba dengan rem mendadak. Cukup responsive, rebound mobil juga cukup baik dan dapat dengan mudah kembali dikuasai. Namun suara berdecit saat mengerem, meski ‘katanya’ merupakan karakter dari remnya, dirasakan cukup menggangu. Sayang, jalan Kemang tidak memadai untuk merasakan kekuatan yang sebenarnya dari mobil sport ini. Mobil terpaksa dikendalikan dengan kecepatan yang seadanya dan lebih kearah pengetesan pengereman dibanding pengetesan kecepatan.

Tidak puas dengan hanya menguji pengereman, ide jahil muncul di kepala. Mobil dihajar ke lubang-lubang di jalan demi bisa ‘nyempil’ ditengah kemacetan. Bantingan cukup terasa mengingat itulah karakter khas dari mobil sport. Namun ground clearance rupanya mumpuni. Karena mobil tidak ‘gusrak’ saat melewati ‘jeglokan’ lubang PLN.

Comfort

Senyap adalah kata yang dapat melukiskan suasana dalam kabin. Suara diluar cukup terendam dengan baik. Namun senyapnya tidak seperti di kuburan, karena suara diluar masih terdengar sekedar mengetahui posisi kendaraan disekeliling mobil. Jarak pandang pengemudi juga sangat luas baik kedepan maupun kebekalang.
Kenyamanan masih ditambah dengan lapangnya ruang kemudi. Jok dapat dimajukan sesuka hati sesuai dengan kebutuhan kita. Kaki bisa lebih selonjoran sehingga mengunagi rasa pegal yang biasanya dialami oleh pengemudi. Sayang, pedal gas, rasanya terlalu kecil, sehingga kurang mantap di kaki. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk pedal rem. Pedal terasa mantap dan rasanya cukup aman untuk kaki.




Namun jangan berharap kenyamanan dapat anda dapatkan pada kursi belakang. Karena kursi belakang sepertinya hanya dibuat untuk ‘pajangan’. Ruang untuk kaki pada bagian belakang nyaris tidak ada. Jika orang dewasa yang duduk dibelakang, maka ia harus ridho untuk duduk miring seperti diangkot kalau tidak mau dipotong kakinya.

Fitur dan safety

Jangan berharap anda mendapatkan fitur hiburan yang banyak dari mobil ini. Karena Peugeot RCZ hanya dilengkapi dengan Radio & MP3 Player, Bluetooth. Namun mobil ini telah dilengkapi dengan Front & Rear Parking Sensor. Sedangkan kaca spion, Peugeot RCZ melengkapi diri dengan Electric Folding Door Mirror.
Sedangkan untuk safety, Peugeot dilengkapi dengan 4 airbag, ultrasonic alarm & Immobiliser, electronic stability programme (ESP), ABS, EBD dan EBA.







Price

Varian tertinggi dari Peugeot RCZ adalah tipe premium. Mobil ini dibanderol dengan harga Rp. 689. 100.000 off the road.