Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Ringkasan Film Rise Of The Guardians

Beberapa waktu lalu, aku bahas soal Movie Marthon, kali ini aku akan bahas ceritanya. Film yang akan aku certain dimari adalah Rise Of The Guardian. Film ini menceritakjan mengenai peri-peri yang diceritakan ke anak-anak. Beberapa diantaranya, diangkat menjadi peri penjaga atau Guardians.



Cerita diawali oleh ada manusia yang bangkit dari danau. Dia diangkat oleh bulan dan memiliki kemampuan untuk membekukan, mengeluarkan salju dari tongkatnya bernama Jack Frost. Namun, kehadirannya tidak terlihat oleh manusia. Hingga 300 tahun kemudian.

Disebuah musim salju, ia bermain dengan seorang anak bernama Jamie. Dia membekukan dan membuat kereta luncur seorang anak meluncur dengan cukup cepat dan berbahaya. Si bocah pun menabrak pohon dan giginya lepas. Ia pun bersemangat untuk menaruh giginya di bawah bantal agar mendapat hadiah dari peri Gigi.



Disisi lain, Santa claus yang biasa dipanggil North mendapat ancaman. Pitch atau Boogeyman atau si peri mimpi buruk yang selama ini diasingkan oleh para guardians, bangkit. Santa pun memutuskan untuk memanggil seluruh Guardians yang terdiri dari Tooth si Peri Gigi, Sandman si Peri Mimpi Indah, dan Bunnymund atau Easter Bunny.

Mereka pun menanyakan pada Bulan apa yang harus dilakukan. Sang Bulan pun menjawab dengan menyuruh mereka mengangkat Jack Frost si Peri Salju guna menjadi Guardians layaknya mereka. Mengetahui hal tersebut, mereka pun akhirnya memutuskan untuk mengajak Jack Frost menjadi Guardians, sayang, Jack Frost menolak. North pun emosi dan menanyakan pusat dari Jack Frost. Jack Frost tidak mengerti dan akhirnya North menjelaskan. Pusat dari yang ia tanyakan adalah siapa diri Jack Frost yang sebenarnya. Dan Jack frost tidak mengetahuinya.

Namun, penolakan tersebut tidak serta merta membuat para Guardians mengalah. Karena globe yang memancarkan kepercayaan anak-anak didunia mulai pudar. Hal ini disebabkan karena pasukan Peri Gigi yang bertugas menukar gigi dengan hadiah, ditawan oleh Pitch. Penawanan ini pun sempat mengakibatkan peperangan antara Guardians dan Jack Frost melawan Pitch. Namun gagal. Hanya ada 1 anak buah peri gigi yang terselamatkan.



Melihat hal tersebut, Para Guardians dan Jack Frost pun berinisiatif menggantikan tugas peri gigi. Mereka dengan semangat bahkan cenderung bersaing guna mendapatkan gigi terbanyak. Namun sayang, meski mereka cepat dalam mengambil gigi, namun mereka lupa untuk menggantinya dengan hadiah. Mereka pun ke ATM. Dalam pekerjaan ini, Para Guardians terlihat oleh seorang anak bernama Jamie. Namun, Jamie tidak bisa melihat Jack Frost. Jack pun sempat frustasi. Sandman pun berusaha membuat Jamie tidur namun semua guardians juga ikut tidur. Hanya Sandman dan Jack Frost yang terjaga.



Kondisi tersebut pun dimanfaatkan oleh Pitch untuk menyerang anak-anak dengan mimpi buruk. Jack Frost dan Sandman pun berusaha untuk melawan. Namun, Pitch berhasil menembakkan panah rasa takut di pundak Sandman. Ia pun tewas.




Para Guardians yang baru bangun pun memutuskan untuk menyelamatkan hari besar lain, yaitu paskah. Waktunya yang sudah tipis membuat para guardians harus bekerja ekstra untuk mengecat telur. Namun ternyata disarang Bunnymund, ada adik Jamie. Jack Frost dan salah satu anak buah peri gigi pun akhirnya memutuskan untuk mengembalikannya kerumah.



Namun saat ia akan kembali ke markas Bunnymunds, ia mendengar ada orang yang memanggil namanya. Meski sudah dilarang, namun Ia mengikuti suara tersebut dan masuk kedalam sebuah gua. Didalam gua tersebut, ia menemukansemua anak buah peri gigi dikurung. Bukannya melepaskannya, Ia malah semakin mencari asal suara. Suara tersebut berasal dari tumpukan gigi yang dicuri oleh Pitch.



Namun sayang, ternyata itu semua jebakan. Anak buah peri gigi yang menemani Jack malah ditangkap oleh Pitch. Pertarungan pun pecah. Cukup sengit hingga akhirnya jack Frost harus mematahkan tongkatnya guna melepaskan anak buah peri gigi dan mendapatkan giginya.



Dari giginya itu, dia akhirnya mengetahui siapa dirinya sebelum menjadi peri. Ia adalah seorang kakak yang gemar bersenang-senang, kurang berhati-hati, namun sangat menyayangi adiknya. Ia meninggal karena ia menolong adiknya saat bermain ice skating di sebuah danau. Es tersebut ternyata masih terlalu tipis dan nyaris terperosok. Ia berhasil menyelamatkan adiknya, namun ia sendiri tewas. Setelah mengetahui masa lalunya, ia pun kembali menyambungkan tongkatnya dan kembali ke markas Bunnymund.



Namun ironisnya, ia terlambat. Paskah telah berhasil diganggu oleh Pitch. Jack pun kehilangan kepercayaan dari para Guardians. Semua anak-anak pun telah tidak mempercayai akan adanya peri lagi. semua peri kehilangan kekuatannya. Yang percaya akan adanya peri, hanya tinggal 1 anak yaitu Jamie.

Jack yang tidak bisa dilihat pun berusaha meyakinkan Jamie bahwa peri ada dengan mengeluarkan kekuatannya. Dan tiba-tiba Jamie berkata

“Jack Frost?”

“Kau menyebut namaku?” Tanya Jack

Jamie bengong. Ternyata Jamie telah bisa melihat Jack Frost. Namun, Pitch yang mengetahui hal ini tidak tinggal diam. Ia pun berusaha menyerang Jack dan Jamie. Para Guardians pun berusaha untuk melindungi Jamie, namun kekuatan mereka mulai pudar. Jack dan Jamie pun mulai membangunkan anak-anak. Mereka yang masih dihantui mimpi buruk pun diajak bersenang-senang.

Namun kekuatan Pitch telah mencapai puncaknya. Guardians, Jack Frost dan anak-anak yang berhasil dikumpulkan rupanya tidak cukup kuat. Jack Frost yang masih memiliki kekuatan normal berusaha melindungi anak-anak. Disaat itupun ia menyadari bahwa menyelamatkan mereka hanyalah dengan cara bersenang-senang.

“Bersenang-senang. Itulah pusatku!” ungkapnya saat menyadari pusat dari dirinya. Ia pun menciptakan sebuah papan luncur dan membuat mereka bersenang-senang. Dengan jati diri Frost, anak-anak pun mulai percaya diri untuk menghadapi rasa takutnya. Seketika itu pula, kekuatan para peri kembali dan sanggup menyerang balik Pitch. Bahkan, Sandman pun kembali hidup. Pich pun dengan mudah dilumpuhkan dan kembali disegel.




Dengan kembali tersegelnya Pitch, kekuatan para peri seutuhnya kembali. Para Guardians pun secara resmi melantik Jack Frost sebagai Guardians, setelah ia menyetujui untuk menjadi Guardians.

Ceritanya menurut aku sangat keren. Bagus banget. Ada perangnya, ada dramanya dan mengajarkan kita untuk selalu menghadapi rasa takut kita. Ya udah, itu aja… maaf kalo kepanjangan. See ya

sumber foto : berbgai sumber

Senin, 03 Desember 2012

My First Movie Marathon

Beberapa waktu lalu, Aku movie marathon. Well, gak marathon-marathon banget sih, cuma nonton 2 film berturut-turut aja. Tapi ini adalah pertama kalinya Aku nonton 2 film berturut-turut! Kerenkan? Aku nonton di XXI Kelapa Gading. Aku Cuma siapin duit 65 ribu dengan perhitungan 35 ribu untuk 1 kali nonton 3D, 25 ribu buat yang 2D dan 5 ribu buat biaya parkir motor.

Film pertama yang Aku tonton adalah Rise Of The Guardians yang menceritakan tentang  peri-peri penjaga yang berjuang untuk mengalahkan peri mimpi buruk bernama Pitch The Bogeyman. Pemeran utama disini adalah Jack Frost. Si peri yang bertugas untuk menurunkan salju. Filmnya keren banget sumpah. Apalagi Aku nontonnya yang 3D. di film ini Aku nyaman soale masih bisa hubungi cewek Aku biar dia gak curiga. Hoho..



Film kelar, Aku kelabakan. Soalnya hape Aku dah mati dan power bank Aku ternyata juga matek. Akhirnya Aku nyalain laptop dan ngecas hape pake laptop. Hahaa. Tolol banget deh. Setelah agak aman, Aku langsung beli tiket kedua. Aku antri dengan gantengnya dan pas giliran Aku, bapak2 dengan elegannya nyrobot antrian. Aku bengong, cengok, pengen tampol ubun-ubun tu bapak rasanya. Tapi Tuhan ruapanya ingin Aku bersabar dan menyaksikan dia kehabian tiket buat film the possession. Wkwkwk.

Aku pun ke loket. Abis itu bengong gara2 tu bapak yang gak mau ngantri. Mbaknya liat Aku dan kita pun ketawa. Aku menertawakan diriku senditi dan dia pun menertawakan Aku.. nyeeh.
“Mau tiket apa mas?”
“Yang teather 2”
“Hotel Transylvania, 35 ribu”
“eh sebentar mbak, yang 2D aja”
“Gak ada mas yang 2D”
Yah, gak jadi mbak”

Duit Aku kurang. Dan akhirnya Aku putusin untuk ambil duit demi bisa nonton tu film. 3D lagi. sialnya adalah, hal ini mengakibatkan Aku telat nontonnya. Huks huks huks.



Hotel Transylvania tuh film yang menceritakan tentang sebuah hotel khusus hantu yang tersembunyi. Hotel ini dikelola oleh seoang drakula yang sayang banget sama anaknya. Istrinya dibunuh manusia dan membuat dia semaksimalmungkin menjauhkan anaknya dengan manusia. Namun pas ulang tahun ke 118 anaknya, seorang manusia berhasil masuk ke hotel. Intinya si percintaan. Aku sih lebih suka Rise Of Guardians. Jadi Aku saranin buat nonton Hotel Transylvania dulu, baru nonton Rise Of The Guardian.

yah pokoknya movie marathon Aku cukup menyenangkan. Aku bisa nonton film yang gw suka sesuka hati gw, tanpa gw khawatir ada yang ngajak nonton horor. hohoho.

ya udahlah, itu aja. see ya at the next post

foto: 21cineplex.com

Senin, 05 November 2012

Ringkasan Film Perahu Kertas 2


Beberapa waktu lalu saya menonton film Perahu Kertas 2. Film ini merupakan kelanjutan film Perahu Kertas yang sudah kita bahas sebelumnya. Namun, ada 1 hal yang kita tekankan disini, bahwa kita membahas film Perahu Kertas, dan bukan novelnya. Medianya saja sudah berbeda, mau disamakan seperti apa juga, hasilnya pasti berbeda. Berbeda dengan Perahu Kertas sebelumnya yang lebih berfokus pada perkenalan, Film Perahu Kertas 2 ini lebih berfokus pada cinta segi empat antara Kugy, Keenan, remi dan Luhde.



Film Perahu Kertas 2 dimulai dengan menampilkan Kugy yang telah bertemu kembali dengan Keenan. Keenan pun ‘menculik’ Kugy untuk diajaknya jalan-jalan. Lokasi pertama adalah pantai. Saya gak tahu dimana pantainya, tapi yang jelas, Keenan mengatakan bahwa itu di Jawa Barat. Yak, sebagai agen Neptunus, mereka kan habitatnya di di laut yah?



Lokasi kedua, Keenan mengajak Kugy kembali ke Bandung, tempat dimana Kugy menjadi guru dari sekolah darurat, Sekolah Alit. Namun sayang, saat ia datang, Sekolah Alit tengah diluluh lantakkan demi pembangunan real estate. Bahkan, salah seorang muridnya telah meninggal dunia akibat menentang pembangunan tersebut.

Kalut, marah, sedih dan sebagainya membuat Kugy ingin kembali kedunianya, yaitu dongeng anak-anak. Dalam perjalanan pulang, Ia dan Keenan pun akhirnya memutuskan untuk membuat buku bersama. Kugy sebagai penulis dan Keenan sebagai ilustratornya. Sampe dirumah, si Kugy diomelin sama Remy, dan Luhde sudah tiba dirumah Keenan.

Sebagaimana mestinya perusahaan yang baik dan benar, perusahaan Remi yang juga tempat Kugy bekerja mengadakan outing ke Bali. Disini, Kugy dan Remy pacaran berduaan. Remy mengajak Kugy ke Galery langganannyanya. Disana pun ia bertemu dengan Luhde. Foto-foto, ngobrol dan lain sebaginya. Kugy gak tahu kalau itu adalah pacarnya Keenan. Dia baru tahu kalo Luhde adalah pacarnya Keenan setelah diceritain sama Remy.

Pulang dari galeri, si Remy pun akhirnya memutuskan untuk melamar Kugy, di pantai. Saya gak tahu dimana pantainya, yang jelas di Bali. Pas mau pulang ke Jakarta, salah seorang pegawai, sekaligus sahabat yang juga fansnya Remy pun hatinya luluh lantak saat melihat cincin yang melingkar di jari manis Kugy.

Pulang dari Bali, Keenan menemui Kugy. Saat itu, dia sudah mengetahui bahwa Kugy sayang sama Keenan dari sahabatnya Kugy, Noni.  Keenan memutuskan untuk mengatakan semuanya. Rasa sayangnya dia dan memutuskan untuk berpisah dengan Kugy. Hal yang sama pun dilakukan oleh Kugy.well, intinya adalah saling terbuka.



Setelah menghilang beberapa lama, ia akhirnya memutuskan untuk kembali ke dunia pergaulan. Kemunculannya pun disambut baik oleh Remy. Kugy pun memberikan buku dongengnya yang tadinya diperuntukkan untuk Keenan. Yang ia tidak sadari bahwa sesungguhnya ada surat untuk Keenan di dalamnya.

Disisi lain,Keenan akhirnya memperoleh kebebasannya. Dia diijinkan untuk kembali ke Bali oleh bapaknya. Bapaknya telah siap kembali bekerja. Ia pun kembali ke Bali dengan semangat. Namun sesampainya disana, ia jutru mendapatkan Luhde yang meminta putus dari Keenan. Dia mengatakan bahwa sesungguhnya hati itu dipilih dan memilih. Ia pun meminta agar Keenan kembali ke Kugy.



Sedangkan Remy, saat ia sedang menikmati buku dongengnya Kugy, ia menemukan surat Kugy untuk Keenan. Ia membaca itu dan kemudian memutuskan sesuatu. Suatu pagi, Ia ada janji dengan Kugy untuk mencari baju, namun ia batalkan. Ia justru meminta Kugy ke sebuah pantai dan memutuskan untuk berpisah dengan Kugy. Kugy nangis kejer, demikian juga Remy. Namun keputusannnya sudah bulat untuk meninggalkan Kugy."Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-galanya" ungkapnya saat memutuskan untuk meninggalkan Kugy.



Singkat cerita, Kugy pergi menenangkan diri kepandai. Disana dia bikin perahu kertas, ketemu sama Keenan juga. Mereka jadian dan akan mempunyai anak. Mereka juga pension jadi agen neptunus. Sedangkan Luhde mendapat hadiah dari seorang cowok, fans nya lah ya. kayaknya sih jadian. Terus si Remy juga jadian sama sahabatnya, mantannya Keenan di Perahu Kertas 1juga telah menemukan pendamping.

Akhir yang bahagia memang. Semua jadi satu disini. Secara keseluruhan memang agak berbeda dengan novel. Namun sekali lagi saya tekankan, medianya saja sudah berbeda, mau disamakan setengah mati juga pasti akan berbeda.

sumber : 
rieskepramudita.wordpress.com
hiburan.kompasiana.com
viva.bola.co.id
facebook.com

Senin, 08 Oktober 2012

Simon Baz Si Green Lathern Muslim Pertama


Green Lathern mungkin tidak seterkenal Batman dan Superman. Apalagi, Green Lathern memiliki banyak karakter. Berbeda dengan Batman atau Superman yang memiliki karakter pasti yaitu Bruce Wayne dan Clark Kent. Green Lathern cukup banyak mulai dari Alan Scott dan Hal Jordan. 

Namun, kita tidak membahas mereka berdua. Yang kita bahas ada pemeran baru di Green Latern yang baru baru ini dirilis oleh DC. Namanya adalah Simon Baz, seorang pria umur 20 tahunan. Yang unik, Baz adalah pria keturunan Arab beragama Islam. Simon Baz digambarkan sebagai pria yang berotot dan memiliki tato berbahasa arab yang berbunyi Al-Shuja’a yang artinya keberanian. 



Lantas, profil seorang Baz itu bagaimana? Sebagai awalan, Simon Baz diperkenalkan sebagai seorang anak yang menonton Tragedi WTC di TV pada tanggal 11 September 2011. Lalu ia pun tumbuh dewasa dengan beragam kejahatan dalam catatan kepolisian. Padahal sebelum menjadi pecuri mobil dan doyan balapan liar, Baz adalah seorang pekerja di perusahaan otomotif mobil. 

Nah, terus dia dapetin cincinnya gimana? Dia dapetnya pada saat dia mau nyuri mobil namun ternyata dia malah berada dalam sebuah operasi teroris yang sedang berlangsung. Namun, tiba-tiba ia dihampiri oleh cincin lentera hijau dan kekuatan super itu pun menjadi miliknya. 



Katanya sih, karakter ini akan memperkaya ragam dunia super hero “Tak pernah ada pria Arab-Amerika yang menjadi superhero di DC. Ia terpilik menjadi Green Lantern karena memiliki kemampuan untuk mengatasi rasa takut” ungkap Geoff Johns, penulis Green Lantern. 

Ya, hanya mengatasi rasa takut langsung menjadi pahlawan super. Mengatasi rasa takut memang sulit, namun yang gw gak suka adalah, kenapa untuk mengatasi rasa takut tersebut, seseoang harus menjadi seorang criminal dulu? Well, jujur, sebagai seorang muslim gw seneng ada muslim yang jadi superhero. Tapi kenapa ya dia harus jadi pencuri dulu? Abis itu kenapa juga pake tato. Setahu gw itu haram. Ya emang sih ini hanya sebuah cerita dan mengapresiasi umat muslim, tapi kesan muslim jahatnya agak gak enak. Hehe 

ya itu sih hanya opini gw yah. kalo gak suka ya jangan lempar gw pake petasan. ya udah, itu aja dulu. see ya 



Sumber: 

http://id.omg.yahoo.com/news/dc-comics-kenalkan-super-hero-muslim-simon-baz-053600155.html 

http://www.thegreenlanterncorps.com/forum/showthread.php?t=21410&page=3 

http://usatoday30.usatoday.com/life/comics/story/2012-09-05/Simon-Baz-Arab-American-Green-Lantern/57594766/1 







Jumat, 14 September 2012

Ringkasan Film Test Pack : You're My Baby


Dalam 2 bulan ini diluncurkan 2 film yang diambil dari 2 novel berbeda. Itu adalah Perahu Kertas karya Dee Dewi Lestari dan Test Pack karya Ninit Yunita. Bukan bermaksud membandingkan, namun ini memang menarik, keduanya memiliki pembaca setianya masing-masing. Tapi karena Perahu Kertas episode 1 udah pernah kita bahas, jadi mari kita bahas film lainnya yaitu Test Pack : You’re My Baby.



Sedikit ulasan mengenai novel, novel berjudul asli ‘Test Pack’ karya Ninit Yunita. Di terbitkan pertama kali tahun 2005 dengan tebal 202 halaman dan ukuran 13 x 19 cm. tema yang diangkat pun cukup dewasa yaitu tentang kehidupan keluarga yang tidak punya anak dan bagaimana ML sambil baca buku kamasutra (gak kebayang gimana susahnya). Dan, novel ini juga salah satu novel yang membuat gw ma Mega deket :p.

Sempat mau dibikin filmnya namun gagal, rupanya tidak menjadi hambatan untuk putus asa. Setelah beberapa tahun, akhirnya novel ini berhasil difilmkan. Siapakah sutradaranya? Dia adalah Monty Tiwa. Sutradara yang memang sudah terkenal dan gak bisa diapndang sebelah mata. Di tangannya, novel Test Pack dibuat menjadi ‘cerita baru’ yang bahkan nyaris tidak memiliki kesamaan dengan novelnya. Jadi adalah sebuah kesalahan kalau kita terlalu bersandar pada novel garapan teh Ninit Yunita, toh judulnya pun sudah beda menjadi ‘Test Pack : You’re My Baby’. Ya kalo mau dibandingin dikit-dikit gak apa2 kali yah? :p

Seperti yang udah gw katakan di paragraph 2 tadi, film ini punya kaitan antara gw dan Mega. Jadi untuk nonton ini, kami sangat antusias. Saking niatnya, kami sampe nonton di Bekasi Cyber Park padahal lokasi gw jemput Mega ada di Harmoni! Luar biasa bukan? Pokoknya lo harus bilang ‘WOW’. Sampe bioskop, setelah diperumit untuk nonton oleh satpam Blitz, akhirnya kami berhasil nonton dengan kondisi terlambat sekitar 15-30 menit. Penontonnya? Maaf, mungkin karena untuk masuk pun rumit, jadi ya penontonnya sepi.

Eniwei, gimana sih ceritanya? Pas gw masuk, ceritanya udah sampe si Arista Natadiningrat (di film Cuma disebut nama panggilannya, Tata) yang diperankan oleh Acha Septriasa mau tes kesuburan. Nah ia pun mendatangi dokter spesialis yaitu dr. Peni. S (Oon Project Pop). Si Tata ke dokter sama suaminya Rahmat (kalo di novel nama aslinya Rahmat Natadiningrat) yang diperankan oleh Reza Rahardian. Tata yang diperiksa, tapi Rahmat yang tegang. Hal ini pun dilampiaskan dengan mengotak-atik barang si dokter. Akibatnya dia gak bisa konsentrasi. Sumpah disini kocak. Gw aja yang bahasanya gak bisa kocak :p.



Tata diperiksa sekaligus menjadi pasien ‘tumbal’ buat anak-anak yang lagi Ko As. Liat mukanya si Tata pas diliatin dunk, kayak sembelit 7 bulan. Enggak enak banget. Tata pun memutuskan untuk mengikuti proses invitro, dimana si Tata bakal disuntik tiap hari pake hormon. Akibatnya, emosi Tata dijamin bakal naik turun. Di lain pihak, Shinta yang diperankan oleh Renata Kusmanto, mantannya Rahmat yang bekerja sebagai model kembali menghubungi. Ia berusaha menelepon Rahmat, namun tidak pernah Rahmat angkat. FYI, Shinta ini sudah pisah sama suaminya karena infertil dan masih cantik.



Setelah mengikuti invitro, ternyata Tata belum hamil. Dia masih menstruasi. Menangislah dia sejadi-jadinya. Drop. Sampe keesokan harinya, Tata akhirnya memutuskan untuk mengikuti invitro lagi. oh ya, disini si dr. Peni. S juga meminta agar Rahmat tes sperma hari itu juga. Rahmat menolak. Tapi dipaksa sama tu dokter. Akhirnya jadi dorong-dorongan wadah deh. Hohoho.

Beberapa hari kemudian, akhirnya Rahmat memutuskan untuk tes sperma, dia pun bertemu dengan Shinta. Mereka akhirnya makan di kafe RS. Gw gak tahu sih RS mana, tapi yang gw tahu, café dirumah sakit itu mahal-mahal. RS di Kalimalang misalnya, gw yang laper, liat harga langsung mendadak kenyang. Pokoknya ‘WOW’. Nah, hasil dari tes sperma si Rahmat ternyata mengecewakan. Ya, si Rahmat interfile. Rahmat pun memutuskan untuk merahasiakan ini terlebih dahulu dari Tata, dengan menyembunyikan hasil di balik tumpukan baju lemari.



Namun sayang, Tata menemukan surat hasil uji lab tersebut. Tata mengamuk sejadi-jadinya. Disini, pertengkaran mereka benar-benar ‘dapet’ kalo menurut gw. Kemarahan, kesedihan, semuanya, berhasil diaduk disini.

Pertengkaran tersebut membuat di Rahmat pengen curhat. Dia pun menemui Shinta. Pertemuan tersebut ternyata bukan sekali-sekalinya, namun terus berlanjut. Sampai suatu saat, si Tata nyari Rahmat ke café tempat nongkrong langganannya. Disini, dia melihat Rahmat dikasih baju sama Shinta. Gw gak tahu sih ya, bajunya asli apa kagak, tapi yang jelas, baju tersebut membuat Tata marah dan akhirnya memutuskan untuk pisah rumah, meninggalkan Rahmat.



Ditinggal membuat si Rahmat menjadi cowok yang sebenarnya. Jadi berantakan. Nah, si Shinta ternyata udah di rumah Rahmat dan masak pan cake buat dia. Aneh ya, main masuk aja? Gak dikira maling apa tuh orang? Berangkat dari sana, mereka pun mulai semakin dekat. Di lain pihak, si Tata pun memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya di Jakarta. Ia mau ke Bangkok, ikutin temennya yang telah sukses disana.

Nah, si rahmat itu bekerja sebagai Psikolog buat menyelamatkan perkawinan. Di segmen ini, dia membentak, mengomeli, memarahi pasiennya “Kalian itu pasangan paling menyedihkan sedunia tahu gak?! udah bagus dua-duanya masih sehat.. umur-umur segini biasanya salah satunya udah masuk kubur! yang satunya lagi nangis-nangis gak punya penghasilan.. udah bagus punya anak! bapak ngaku kenal Ibu 30 tahun, sayur kesukaan Ibu aja salah! Ibu lagi, kebanyakan mikir! Ibu tuh lupa kapan pertama kali Ibu jatuh cinta sama bapak. coba diinget-inget lagi, diresapi lagi, dipikirkan kembali, kenapa yaa kita menikah? karena apa? jawabannya cuma satu, karena dua-duanya mau menghabiskan sisa umur yang ada sama-sama, untuk kebahagiaan bersama.kenapa saling cinta dua-duanya?karena apa adanya kalian, itu sudah saling melengkapi untuk terus menjalani hidup ini sama-sama. itu yang dulu saya bilang ke istri saya waktu akad nikah. dulu" ujarnya. setelah berkata demikian, dia pun tampak mikir kemudian pergi meninggalkan pasiennya (yang diperankan Meriam Belina dan Jaja Miharja).



mereka lihat-lihatan dan
"Ancol yuk?" ajak si Jaja Miharja
"abis dari Ancol Bali ya?" tawarnya
dan mereka pun kembali bersama. film selesai. lho? engak-enggak, belum kelar juga sih. masih jauuh.. dah capek ya bacanya? sabar yah

setelah pergi meninggalkan kedua figuran tersebut, Rahmat menemani Shinta belanja, dan kemudian mengantarnya pulang. disini gw kira ada noh adegan mesumnya, ternyata kagak... sayang... haha... Rahmat justru memutuskan untuk kembali ke Tata. ingin rujuk. namun, Tata rupanya telah mempersiapkan keberangkatannya untuk ke Bangkok.

akhirnya, Rahmat pun ke Bandara Soekarno Hatta terminal 3. kayaknya yah, gw kan gak pernah keluar negeri. mentok paling jauh ke terminal Rawamangun. Di Terminal Rawamangun adanya bis, dan gak ada yang ke Bangkok. sumpah kagak ada! gw gak bohong! setelah berputus asa, di Rahmat pun duduk ndelosor di lantai, menunduk. dan tiba-tiba, layaknya film romantis yang baik, Tata melihatnya. Rahmat pun meminta rujuk namun sayang permintaan tersebut ditolak.

"Kasih saya 1 alasan, untuk kita tidak cerai" titah Tata.
Rahmat pun diam dan akhirnya Tata pergi.

dirumah, Rahmat sendirian. rumah yang besar tersebut bikin kesan sepi, sendirian dan sebagainya. keren, pas  Rahmat ndelosoran lagi, tiba-tiba Tata duduk juga disampingnya.

"Tadi aku ketemu sama Pasien kamu. orangnya aneh ya?" ujarnya sambil tersenyum. Tata menceritakan pertemuannya dengan si Meriam Belina. si Meriam Belina ternayata masih apal muka Tata pas dia melihat foto kawinnya di Rahmat dan Tata. mereka mengucapkan terima kasih telah menyelamatkan pernikahan mereka.



"harusnya aku tidak meminta alasan kamu untuk tidak berpisah, karena tidak ada alasan juga untuk kita berpisah" tutup Tata. setelah itu, Tata dan Rahmat pun akhirnya memutuskan untuk mengadopsi anak. sedangkan Shinta, well, berakhir bahagia juga. sumainya kembali pada Shinta.

1 poin yang gw bingung dari akhir ceritanya. si Meriam Belina sama Jaja Miharjanya itu mau kemana yah? kan bukannya mau ke Bali? ke Bali kok di terminal 3 yah? bukannya penerbangan domestik itu di terminal 1 dan 2? hmm, entahlah, just enjoy the show,,, hehe...

secara keseluruhan, film ini memang sangat berbeda dengan novel yang sudah ada. namun jangan berkecil hati, karena filmya juga bagus. tidak bisa kita lihat satu-satu atau kita bandingkam, karena filmnya seperti "cerita baru" namun dengan "benang merah yang sama".

nilai moral:
Shinta dulu itu meninggalkan Rahmat, lalu kemudian gantian ia ditinggalkan suaminya, ia pun ingin kembali ke Rahmat namun sudah tidak bisa. dan Suami Shinta pun juga akhirnya kembali ke Shinta. yang gw tangkap adalah, terserah lo mau udah nikah ato masih pacaran, intinya adalah, jangan pernah sia-siain pasangan lo. syukuri pasangan lo, apa adanya dia. toh kalau dia berhasil menepati hati lo, gw yakin, dia memiliki sesuatu yang spesial. entah itu lo sadari ato tidak lo sadari.sesuatu yang spesial itu, tidak akan lo temukan di orang lain.

oke, itu aja, berminat untuk nonton?

Pemain :
Tata : Acha Septriasa
Rahmat : Reza Rahardian
Shinta : Renata Kusmanto
dr. Peni S : Oon Project Pop

pengarang Novel : Ninit Yunita
Sutradara : Monty Tiwa


Sumber
Indonesianfilmcenter.com, article.wn.com, neo.pakde.com, databasefilm.blogspot.com, merdeka.com, ceritamu.com, hiburan.kompasiana.com, dotsemarang.blogdetik.com

Senin, 27 Agustus 2012

Ringkasan Film Perahu Kertas


Pernah baca novel perahu kertas? Hmm jujur, buku ini adalah buku yang bikin gw dan Mega jadi deket. Abis baca buku buku ini, kita jadian. Hehee… jadi gimana yah,buku ini memiliki emang memiliki kenangan tersendiri. Jadi dulu, pas ngedeketin Mega, gw pinjemin Novel Test Pack gw dan dia pinjemin Perahu Kertasnya. Nah kebetulan, kedua buku tersebut di bikin filmnya. Dan keduanya, dalam waktu beredekatan…hmmm jodoh? Amin. Namun bukan itu yang mau gw bahas, gw mau bahas cerita di film ini.

Perahu Kertas

Sebelumnya gw mau ngutip hasil ReTweetnya @nsiskaa yang bunyinya "Film ke buku, buku ke film. Medianya saja sudah berbeda. mau dimiripin setengah mati sekalipun, ya nggak akan bisa sama". Yak, gw rasa itu adalah perkataan yang pas. Karena gw dan Mega merasakan hal yang sama akan film ini pas gw tonton ini di salah satu bioskop di Bekasi.

Di hari terakhir liburan Lebaran, gw akhirnya memutuskan untuk memanfaatkannya dengan nonton. Apalagi setelah tahu kalau di mol tersebut, nonton film Indonesia hanya Rp. 15.000. murah kan? Well, di pondok aja Rp. 25.000. wkwkwk. Perjalanan dari rumah ke rumah Mega dan ke mol gw lalui dengan sangat lancar. Jadi meski agak-agak mepet, namun its oke, jalan lancar jaya. Gw masih ontime. Pas mau beli tiket, gw akuin tempatnya udah penuh. Gw ambil posisi atas, yaitu di B. nah film pun dimulai.

Film dimulai dengan perkenalan si Kugy yang diperankan oleh Maudy Ayunda. Si pemeran Kugy menurut gw pas. Gak putih gak cantik, tapi manis dan enak dilihat. Karakter Kugy yang berantakan bisa enak sama dia. Abis itu perkenalan si Noni yang diperankan oleh Sylvia Rully R dan pacarnya Eko yang diperankan oleh Fauzan Smith. perkenalan ini sekaligus merangkum beberapa poin yang ada dibuku menjadi jauh lebih singkat dibanding dengan di novel. Agak sedikit ‘gimana’ gitu. Tapi yowis lah. Yang paling menarik dalam pembukaan ini adalah, pas Eko disuruh cepet – cepet sama si Noni.

“Iya ini juga dah ngebut ini” ucap Eko dengan mobil yang, mmmh, di dorong. Sumpah ngakak gw.
Pertemuan Keenan yang diperankan oleh Adipati Dolken dan Kugy pun dipercepat jadi keawal. Beberapa poin jadi agak lebih menyentak kedepan seperti saat Kugy memberikan buku dongengnya ke Keenan. Yups, ini agak terlalu cepet emang tapi poinnya dapet. Apalagi pas Kenaan baca dongengnya Kugy dan bikinin gambar buat dia. Abis itu dia nyerahin gambarnya ke Kugy

“Ini boleh gw pinjem?” ucap Kugy.
“Ini emang buat elo” ujar Keenan.

Belakangan Keenan baru tahu baru tahu kalo Kugy dah punya pacar. Yups, pacarnya Kugy, Ojos yang diperankan oleh Dion Wiyoko, dateng ke Bandung. Tak sengaja, Keenan liat Kugy lagi pacaran di kafe pas Keenan, Eko dan Noni lagi jalan-jalan

“Itu Kugy” ucap Keenan sambil nunjuk kea rah kafe. Disana ada Kudy dan Ojos lagi makan.
“Iya, dia lagi naik kasta” ungkap eko dan noni. Dan Keenan pun diam.

yang ini bikin mupeng

Beberapa adegan kemudian adalah saat si Kugy  ke Jakarta. Dia ketemu sama Keenan di kereta. Keenan yang tertidur selama perjalanan terbangun saat kereta berhenti di salah satu stasiun akbiat longsor. Dia yang menemui kursi Kugy yang telah kosong, akhirnya ia memutuskan untuk jalan-jalan menyusuri rel. pas nyusurin rel, dia ketemu Kugy dan membahas mengenai cerpen Kugy yang masuk ke majalah. Keenan tidak suka sama cerpennya. Sayang, diadegan ini berbeda dengan yang di novel. Tapi ya balik lagi ya, kita lagi bahas filmnya, bukan bukunya. Hohoho.

Pas ketemu di rel kereta


Memasuki pertengahan film, drama mulai terasa lebih ngalir. Keenan diperkenalkan oleh Wanda yang diperankan oleh Kimberly Ryder, kurator lukisan sekaligus sodaranya Keenan. Noni pengen jodohin si Keenan dengan Wanda. Alhasil, menimbulkan kecemburuan di pihak Kugy. Sebagai kurator, Wanda melihat bakat si Keenan akan seni lukis. Ia pun menawarkan untuk menjual lukisan Keenan di galeri bapaknya.
Nah, pas pamerannya digelar, temen-temennya Keenan hadir. Kecuali Kugy. Dia dah sampe sih didepan galerinya, tapi dia melihat kedekatan Keenan dengan Wanda. Akhirnya dia memutuskan untuk tidak hadir. Dengan menanggung rasa kegalauan yang membuncah, ia pun akhirnya memutuskan untuk mengajar di sekolah darurat didaerah yang tepencil.

Kesibukan yang memang disengaja pun akhirnya membuat Kugy menjadi menjauh dengan teman temannya. Well, dia memang sibuk untuk menghindari temen-temennya sih ya?Puncaknya adalah saat dia tidak menghadiri pesta ulang tahunnya Noni. Akibatnya, Noni pun mengamuk dan yah, gitu deh.. persahabatan mereka pun luluh lantak.

Dilain pihak, Keenan merasa berhasil karena lukisan nya sold out. Ia memutuskan untuk berhenti kuliah dan laporan sama bapaknya. Hasilnya? Layaknya Malin Kundang, Keenan pun diusir dari rumah. Ditengah pengusiran tersebut, ia tetap menghadiri ke ultahnya si Noni. Dan konflik Keenan pun dimulai. Wanda yang mabuk dibawa Keenan ke kamar. Dikamar ini, Wanda ngamuk karena Keenan tidak juga merespon cintanya. Kalap, mabuk dan emosi rupanya tidak hanya buruk untuk kesehatan tapi juga buruk untuk untuk kehidupan. Wanda melempar lukisan Keenan yang disembunyikan di kolong kasurnya ke Keenan. Iyah, Wanda rupanya yang telah membeli semua lukisan Keenan. Keenan mengamuk, ambil lukisan dan meninggalkan Wanda sambil berkata

“Kamu bisa membeli lukisan aku, tapi kamu gak bisa membeli aku” ujarnya sambil lalu. Ditengah kegalauan, ia menemui Kugy di sekolah darurat. Disini Keenan diberi kan buku dongeng oleh Kugy yang terinspirasi oleh sekolah daruratnya, Sekolah Alit. Dan disini juga, Keenan mengatakan untuk berhenti melukis. Kugy kecewa sampe nangis dan akhirnya Cuma bisa meninggalkan Keenan dengan kecewa.

“Ternyata gw terlalu tinggi menilai elo” ujar Kugy.  

Kugy kasih buku dongeng ke Keenan


Dan Keenan pun akhirnya memutuskan untuk tinggal di Bali bersama Pak Wayan yang diperankan oleh Tio Pakusadewo. Disini Keenan berusaha untuk mendapatkan kemampuan melukisnya yang telah direnggut oleh keadaan. Namun rupanya sulit. Ia hanya menemukan sebuah kanvas putih. Nah, disini Keenan bertemu dengan Luhde yang diperankan oleh Elyzia Mulachela. Luhde lah yang selalu menemani Keenan setiap pagi. Perlahan namun pasti, Keenan kembali melukis. Lukisannya, terinspirasi dari dongeng Kugy mengenai Sekolah darurat Kugy. Lukisannya pun berhasil menarik minat salah seorang pembeli, yaitu Remi yang diperankan oleh Reza Rahardian.

Lukisan yang di beli Remi


Disisi lain, Kugy pun hidupya mulai berantakan. Ia akhirnya putus dari Ojos akibat mangkir dari janjinya. Si Kugy sudah janji untuk liburan ke Bali sama Ojos (Iyah, enak banget ya liburannya, gw mau liburan sama pacar gw ke Puncak aja gak bisa bisa) namun rupanya jadwal keberangkatannya bentrok sama lombanya Sekolah Alit.

“Kita buat simple, kamu besok aku tunggu di Bandara. Kalo kamu gak dateng, maka udah gak ada lagi yang peru kita bicarakan” ucap Ojos.

Dan yah, Kugy lebih memilih Sekolah Alit dari pada Ojos. Andai itu adalah kenyataan, maka gw kasian sama Ojosnya. Kasian nunggung, bawa tiket lebih macam calo lagi nawarin tiket.. wkwkwk…sepeninggal Ojos, Kugy lebih konsentrasi kuliah dan jeng jeng jeng, Kugy lulus kuliah. Ia pun magang di salah satu kantor iklan bernama Advocado. Siapa pemiliknya? Namanya Remi. Haha.

Setelah melalui perjuangan sebagai pegawai kasta terendah, yaitu anak magang, ia pun berhasil menelurkan ide brilian untuk sebuah iklan. Dan ia pun menjadi pegawai tetap. Nah, belakangan, Noni pun akhirnya sadar akan kesalahan yang menyebabkan hubungannya dengan Kugy retak. Ia menemukan buku dongengnya Kugy yang buat Keenan. Dari sini, penyesalan pun datang. Ia memutuskan untuk minta maaf sama Kugy dan lain sebagainya.

Disisi lain, Keenan pun telah menjadi pelukis yang dikagumi. Sayang, bapaknya kena stroke. Ia pun memutuskan kembali ke Jakarta dan memimpin perusahaan bapaknya. 1 poin penting, perusahaan tekor hingga lebih dari Rp. 200.000 dolar. Banyak yee? Rumah gw aja gak sampe 200.000 dolar. wkwkwk

Keenan yang kembali ke peradaban pun akhirnya bertemu kembali sama si Eko. Rupanya si Eko sama Noni mau nikah. Pas Keenan menjadi pendamping, si Kugy dateng telat dan akhirnya mereka ketemu. Cerita belum selesai kawan. Si Eko rupanya salah mulu tuh pas Akad. Akhirnya pas ketiga, Eko berhasil mengucapkan dengan benar. Kalo diliat sih lucu, tapi kalo dalam dunia nyata, itu serem banget lho.

Si Keenan dan Kugy pun mulai ngobrol, tapi tidak terlalu ditekankan disini. Toh mereka punya kehidupannya masing. Film pun berakhir saat Kugy mencium Remi pas malam tahun baru. Yups, mereka jadian, dan film pun bersambung.

Secara keseluruhan filmnya sih bagus, tapi kalo lo dah baca bukunya, gw rasa agak sulit untuk terima kalo filmnya terbagi dua. Soalnya beberapa adegan udah dipotong dari pertama film dimulai. Tapi balik lagi ke awal, medianya aja udah beda, mau disamain setengah mati juga tetep aja beda. Iya gak? Apalagi yang sutradarain si Hanung, jadi meski beda, gw rasa point-point nya masih bisa didapatkan, hal yang mungkin tidak bisa didapatkan bila yang sutradarain adalah orang lain.oh ya, yang paling gw sukai di fim ini adalah detail-detailnya. mulai dari uang sampai HP, semua disesuaikan dengan tahun kapan cerita bergulir, yaitu tahun 1999 dan 2003. saking detilnya gw ampe penasaran, masa gak ada yang miss sih? dan akhirnya setelah gw pelototin gw menemui hal detil kecil yang miss, yaitu plat mobil. plat mobilnya berakhir tahun 2012. padahal cerita diambil tahun 1999 dan 2003 sedangkan plat harus diganti tiap 5 tahun. wkwkwk...  Ya udah itu aja dulu. Kalo mau nonton, nonton aja.. keren kok. Insya Allah gak nyesel.

Maudy Ayunda sebagai Kugy
Adipati Dolken sebagai Keenan
Reza Rahardian sebagai Remi
Elyzia Mulachela sebagai Luhde
Kimberly Ryder sebagai Wanda
Sylvia Fully R sebagai Noni
Fauzan Smitih sebagai Eko
Tio Pakusadewo sebagai Pak Wayan
Ben Kasyafani sebagai Karel

Sumber: Tempo.com, hiburan.plasa.msn.com, fimroll.com, kawankumagz.com

Kamis, 15 Desember 2011

Piyu: Sakit Hati Bukan Alasan Untuk Bunuh Diri


Ada yang lain dengan Blitz Megaplex pada tanggal 14 Desember kemarin. studio bisokop yang biasanya digunakan untuk nonton film ini disulap menjadi sebuah tontonan menarik dari aksi Piyu dan rekan rekannya. gitaris kondang yang melejit bersama Padi ini rupanya merilis film pendek pertamanya yang berjudul 'Sakit Hati' yang merupakan visualisasi dari single terbarunya yang berjudul sama.

"yang menjadikan film ini berbeda adalah, kebanyakan lagu terinspirasi dari film. namun kali ini berbeda. kali ini justru filmlah yang menjadi visualisasi dari lagu yang dibuat" ungkap Piyu saat konferensi pers berlangsung. lho? apa bedanya dengan video klip yang juga merupakan visualisasi dari sebuah lagu? Piyu pun memberikan komentar yang cukup tegas "jika video klip, itu hanya sebentar, hanya 3-4 menit. kadang pemirsa justru tidak mengerti jalan cerita dari video klipnya. nah, di film pendek ini justru akan memudahkan pemirsa untuk memvisualisasikan lagu tersebut" ungkapnya.

film ini menceritakan mengenai sepasang kekasih bernama Gery dan Lisa. mereka menjalin kasih sejak SMA. namun kemesraan ini mereka berubah tatkala mereka melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Lisa berubah dan mulai masuk kedalam kehidupan malam. sangat kontras jika dibandingkan dengan Gery yang bekerja susah payah disebuah bengkel kecil. kerenggangan memuncak saat akhirnya Gery memergoki Lisa berselingkuh dengan lelaki lain. saat Gery meminta penjelasan, Lisa justru mengusirnya.

ditengah kesedihan yang melanda, Gery akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang musisi dengan mengandalkan lagu ciptaannya yang berjudul 'sakit hati'. ia pun menjadi sukses dan terkenal. Lisa yang melihat perubahan Gery pun akhirnya memohon agar Gery kembali bersamanya. namun permintaannya ditolak.



sayang, dalam film ini Piyu hanya muncul beberapa kali. bahkan jangan menunggu Piyu berkata, ia bahkan tidak mendapat dialog "disini saya memang berperan sebagi guardian angel. jadi seperti malaikat pelindung dari Gery. hanya Gery yang dapat melihat saya. nah, fungsi dari guardian angel ini adalah ia menjaga agar Gery tidak kehilangan jalur dalam hidupnya" ungkapnya

lantas pesan apa yang ingin disampaikan dalam film ini? Piyu pun menjawab dengan gamblang "sakit hati tidak boleh menjadi alasan untuk jatuh ke narkoba, bunuh diri dan hal hal negatif lainnya. namun harus dijadikan sebagai pemicu untuk terus bekerja dan berkarya" ujarnya optimis



visualisasi dalam bentuk film ini rupanya tidak hanya berhenti pada film pendek ini saja "dalam film ini, kami tidak hanya memperkenalkan lagu 'sakit hati' saja, namun juga beberapa lagu lainya. nah dari lahu lagu tersebut akan kami buatkan film pendeknya juga, lalu nanti akan kami gabungkan dengan yang lain, sehingga tercipta sebuah film panjang yang utuh" tambahnya.



yang unik dari launching ini adalah, munculnya beberapa penyanyi yang ikut terlibat dalam pembuatan albumnya. tak ayal studio pun berubah bak konser seadanya "enaknya dari mengeluarkan album sendiri adalah kita bisa ambil point of view yang lebih luas. jika di band saya hanya terpaku pada sudut pandang laki laki, di album ini saya bekerjasama dengan penyanyi wanita yang memberikan sudut pandang yang berbeda" tutupnya.